Ini Dia 7 Nama Obat Ambeien Stadium 3 Yang Ampuh

Jika anda Menderita Ambeien stadium 3 dengan Tonjolan Yang Ke Luar dan Pendarahan Ketika BAB, Maka simak artikel tentang 7 Nama Obat Ambeien Stadium 3 Yang Ampuh dan Berkhasiat Berikut ini. Mengidap Ambeien atau wasir stadium 3 Tentunya sangat takut jika harus di operasi. Ambeien adalah jenis penyakit yang umum di kenal dengan kesulitannya dalam menghilangkan benjolan ambeien luar.

ini gambar obat ambeien stadium 3

Penyakit Ambeien stadium 3 memiliki tonjolan keluar ukurannya pun lumayan besar sehingga memerlukan bantuan tangan untuk dapat memasukannya kembali. Jika Ke dokter, biasanya disarankan untuk di operasi. Namun pengobatan dengan obat-obatan herbal juga masih dapat menyembuhkannya.

Berikut ini 7 Nama Obat Ambeien Stadium 3 Yang Ampuh

1. Zaitop

cara mengobati ambeien dengan zaitop

Kategori Obat: Obat Tradisional Ambeien
Golongan Obat: Alamiah
Komposisi: Minyak Zaitun (Oleum olea ueropaea fructus 500mg)
Izin POM: POM TR. 163 394 891
Khasiat dan Manfaat:

Meringankan nyeri dan bengkak, dan Mengempeskan benjolan ambeien

Cara Pemakaian:

1. Pengobatan Dalam : Ambil 2 butir zaitop x 3 dalam sehari sebelum makan secara rutin.

2. Pengobatan Luar : Ambil 3-5 butir zaitop, lepas kapsulnya taruh di nampan kecil. Setelah itu bersihkan ambeien, kemudian ambil kapas. Oleskan ramuan zaitop langsung pada tonjolan ambeien.

Petunjuk Pengobatan:
  • Ambeien stadium 1-2 dengan minum Ambejoss secara rutin sampai sembuh, bisa juga di kombinasi dengan zaitop
  • Ambeien Stadium 3-4 dengan minum Ambejoss dari dalam dan menggunakan zaitop dari luar, lakukan secara rutin sampai sembuh
Boleh Di konsumsi oleh: Wanita hamil, ibu menyusui, pria maupun wanita , Anak-anak di atas 1 tahun
Kode Produk Obat:  Ztp

2. Kapsul Ziirzax

ziirzax_cara mengobati ambeien

Golongan Obat: Alamiah
Kategori: Obat Tradisional
Dikonsumsi oleh: Dewasa dan anak-anak
Komposisi: Daun sirsak 500mg
Harga: Rp 165.000,- @Botol isi 50 kapsul
Dosis:
  • Anak-anak : 1 kapsul x 3 sehari sebelum makan
  • Dewasa : 2 kapsul x 3 dalam sehari, 1 jam sebelum makan
Ijin Edar / POM: POM TR. 163 395 021
Di Produksi oleh: CV DE NATURE INDONESIA – Kab. Cilacap, Jawa Tengah

3. Pipeca

pipeca_cara mengobati ambeien

Kategori Obat: Obat Ambeien Tradisional
Golongan Obat: Alamiah
Komposisi Obat: Piperis crocatum 500mg
Izin POM: POM TR. 173 399 911
Khasiat dan Manfaat:
  • Melancarkan BAB
  • Mengatasi sembelit
  • Membantu mengibati infeksi bakteri seperti: sipilis, Gonore, Klamidia, dll
  • Menurunkan gula darah
  • Mengobati Hipertensi
Aturan Pakai:

1. Dewasa : Ambil 2 kapsul x 3 dalam sehari sebelum makan secara rutin.

2. Anak-anak:  >= 5 tahun 1/2 dari dosis Dewasa

Petunjuk pengobatan: *Untuk ambeien stadium 4, gunakan berssama dengan konsumsi Obat Ambeien Ambejoss, dan Zaitop
Boleh Di konsumsi oleh: Wanita hamil, ibu menyusui, pria maupun wanita , Anak-anak di atas 1 tahun
Kode Produk:  SM

4. Ambejoss

Kode Produk: AMB
Kategori Obat: Obat Tradisional Ambeien
Dikonsumsi oleh: Dewasa dan anak-anak
Komposisi Obat:
  • Graptophilly pictum folium 1500mg
  • Phaleria macrocarpa fructus 500mg
  • Curcuma mangga rhizoma 500mg
Harga: Rp 175.000,- @Botol isi 50 kapsul
Aturan pakai: Obat di minum 3 kali sehari 1 jam sebelum makan, Dosis:

  • Anak-anak 1 kapsul 3 kali sehari
  • Dewasa 2 kapsul 3 kali sehari
Ijin Edar / POM: POM TR. 163 395 051
Di Produksi oleh: CV DE NATURE INDONESIA – Kab. Cilacap, Jawa Tengah

5. Stolax Suppositoria

Stolax suppositoria

Pabrik: Sanbe farma
Golongan:
Obat ini digolongan ke dalam kategori obat bebas terbatas, dengan lambang bulatan berwarna biru. Artinya, obat ini bisa diperoleh tanpa resep dokter di apotek atau toko-toko obat berijin resmi.
Kemasan: Stolax suppositoria dipasarkan dengan kemasan sebagai berikut :

  • Dos 1 x 6 suppositoria 10 mg
Kandungan: Tiap kemasan stolax suppositoria mengandung zat aktif (nama generik) sebagai berikut :

  • Bisacodyl 10 mg / suppositoria
Sekilas tentang zat aktif (Nama Generik):
  • Bisacodyl adalah obat pencahar (laxative) yang digunakan untuk mengatasi sembelit atau konstipasi. Obat ini adalah derivat trifenil metana yang termasuk obat pencahar jenis stimulan motilitas usus.
  • Mekanisme kerja bisacodyl adalah dengan merangsang saraf enterik sehingga menyebabkan kontraksi kolon (usus besar). Seperti obat stimulan laxative lainnya, obat ini terutama berfungsi untuk mengosongkan usus besar.
Indikasi: Kegunaan stolax suppositoria (bisacodyl) adalah untuk mengatasi sembelit atau konstipasi, dan untuk mengosongkan perut sebelum prosedur operasi, colonoscopy, endoscopy, x-ray, atau prosedur pada usus lainnya.
Kontra Indikasi:
  1. Jangan digunakan untuk penderita yang mengalami reaksi hipersensitivitas/alergi terhadap bisacodyl.
  2. Hindarkan juga pemakaian obat ini pada bedah perut akut, penderita obstruksi usus, obstruksi ileus, perforasi usus, toksik kolitis, toksik megakolon, inflammatory bowel disease akut, apendisitis, dan dehidrasi berat.
Efek Samping: Berikut adalah beberapa efek samping stolax suppositoria (bisacodyl) yang mungkin terjadi :

  • Efek samping yang sering terjadi akibat pemakaian obat yang mengandung bisacodyl termasuk stolax suppositoria adalah terjadinya gangguan pada saluran pencernaan seperti rasa tidak nyaman atau kram perut.
  • Pada penggunaan jangka panjang, obat ini dapat menyebabkan diare dan efek samping yang terkait diare seperti hipokalemia. Namun pada kondisi tertentu, penggunaan obat ini untuk dalam jangka panjang kadang dilakukan, tetapi harus di bawah pengawasan dokter atau ahli terkait.
  • Sediaan suppositoria bisa menyebabkan iritasi lokal, terutama pada pasien yang peka terhadap polyethylene glycol (PEG).
Penggunaan oleh wanita hamil: FDA (badan pengawas obat dan makanan amerika serikat) mengkategorikan bisacodyl kedalam kategori B dengan penjelasan sebagai berikut :

Penelitian pada reproduksi hewan tidak menunjukkan resiko pada janin dan tidak ada studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil / Penelitian pada hewan telah menunjukkan efek buruk pada janin, tapi studi yang memadai dan terkendali dengan baik pada wanita hamil tidak menunjukkan resiko pada janin di trimester berapapun.

Penggunaan obat ini selama hamil, hanya boleh jika benar-benar dibutuhkan. Sebaiknya dilakukan perubahan pola makan terlebih dahulu, misalnya lebih banyak mengkonsumsi makanan berserat.

Jika perubahan pola makan seperti di atas tidak memberikan hasil memuaskan, obat pencahar mungkin diperlukan. Sebaiknya dipilih obat pencahar jenis pembentuk massa tinja seperti metilselulosa, atau pencahar osmotik, seperti laktulosa terlebih dahulu. Jika benar-benar diperlukan obat pencahar stimulan seperti bisacodyl atau senna dapat digunakan.

Bisacodyl tablet atau supositoria telah banyak digunakan selama masa hamil tanpa adanya bukti terjadinya relaksasi uterus. Obat ini termasuk obat yang diabsorpsi minimal, oleh karena itu resiko terhadap janin dianggap rendah.

Perhatian: Hal-hal yang harus diperhatikan selama menggunakan stolax suppositoria, adalah sebagai berikut :

  1. Penggunaan obat-obat pencahar termasuk stolax suppositoria (bisacodyl) pada anak-anak sebaiknya dihindari, kecuali telah diresepkan oleh dokter yang mengetahui dengan pasti kondisi anak tersebut. Perlu diketahui bahwa, frekuensi buang air besar yang jarang sangat biasa pada bayi. Hal ini karena bayi masih mengkonsumsi jenis makanan dengan sedikit variasi (misalnya, hanya susu saja) atau kurangnya asupan cairan dan makanan berserat. Jika peningkatan pemberian cairan dan makanan berserat tidak memberikan hasil memuaskan, obat pencahar osmotik seperti laktulosa atau obat pencahar pembentuk massa tinja seperti metilselulosa bisa dipilih.
  2. Untuk mendapatkan efek obat yang cepat, gunakan obat ini saat perut kosong.
  3. Tidak ada data bisacodyl diekskresikan ke dalam air susu ibu (ASI).
Interaksi Obat:
  • Jangan menggunakan stolax suppositoria (bisacodyl) setidaknya 1 jam setelah penggunaan obat-obat antasida, susu atau produk-produk yang mengandung susu.
Dosis Stolax Suppositoria: Berikut adalah dosis stolax suppositoria (bisacodyl) yang lazim digunakan :

  • Untuk mengatasi konstipasi/sembelit/ bisa juga untuk ambeien :
    • Dewasa, 1 x sehari 10 mg, diberikan pada pagi hari.
    • Anak < 10 tahun, 1 x sehari 5 mg.
  • Untuk pengosongan usus sebelum prosedur radiologi dan bedah :
    • Dewasa : tablet 10 mg diberikan sebelum tidur malam selama 2 hari sebelum prosedur. Jika diperlukan bisa ditambahkan suppositoria 10 mg, 1 jam sebelum prosedur.
    • Dosis anak : bisa diberikan setengah dosis dewasa.

6. Borraginol

Borraginol_Obat Ambeien Apotik

Sub Kategori: Preparat Anorektal
Tag:
obat ambeien, obat wasir, 
anti haemoroid
Komposisi obat: lithospermi radix ekstrak, prednisolonum, lidocainum, aethylis aminobenzoas, cetrimide
Indikasi: ambeien bagian luar dan dalam, disertai pendarahan, luka terbuka pada dubur, perineal serta rasa gatal pada dubur
Dosis: 2 x sehari 1 suppositoria, dan jika kasus parah ditambah 1 x sebelum tidur
Penyajian: dimasukan dalam dubur
Perhatian: hipersensitif terhadap komponen
Efek Samping: alergi pada kulit, terasa terbakar, pruritis, kemerahan, urtikaria, dan edema
Kemasan obat: 5 Tablet
/ Strip
Deskripsi obat: Obat ambeien, antihaemoroid. Zat aktif yang terkandung dalam Borraginol S Supp mempunyai khasiat anti peradangan, analgetik, antiseptik, menghentikan pendarahan pada ambeien, luka-luka dan luka bakar, dan membantu pembentukan jaringan dan epitel dari luka-luka bernanah. Hati-hati jika digunakan pada pasien dengan riwayat epilepsi. Penggunaan jangka panjang harus dihindari, maksimal 4 minggu.

7. Ultraproct N Krim

Ultraproct N Obat Ambeien di apotik

  • Fluokortolon Pivalat + Lidokain Hidroklorida
  • Untuk pengobatan peradangan pada daerah dubur
  • Keterangan penting,bacalah dengan tetiti !

Komposisi:

  • 1 g krim mengandung fluokortolon pivalat 1 mg dan lidokain hidroklorida 20 mg.

Cara kerja obat:

Ultraproct® N ditujukan untuk pengobatan lokal pada proses peradangan rektum bagian bawah dan daerah sekitar dubur yang terutama disebabkan oleh hemoroid.Ultraproct” N krim juga cocok untuk pengobatan eksim pada dubur. Ultraproct8 N mengurangi rasa nyeri dan gatal-gatal serta gejala-gejala peradangan pada daerah yang sedang diobati.Ultraproct® N tidak dapat menghilangkan penyebab hemoroid.Tetapi sediaan ini cocok untuk pengobatan persiapan sebelum hemorhoidektomi atau hemorhoidolisis dan untuk pengobatan pasca operasi.Kombinasi pengobatan antara Ultraproct N krim dan supositoria dianjurkan untuk kasus dimana keluhan hemoroid disertai dengan peradangan dan eksim.

Indikasi:

Hemoroid,proktitis,fissura anal superfisial,eksim pada dubur perawatan sebelum dan sesudah operasi.

Dosis dan cara pemberian:

Daerah dubur harus dibersihkan betul sebelum memakai Ultraproct,s N dan sebaiknya dipakai setelah buang air besar. Lamanya pengobatan tidak boleh melebihi dari 4 minggu.
Secara umum,krim dioleskan dua kali sehari pada pagi dan sore hari atau tiga kali sehari pada hari-hari pertama pengobatan.Setelah kondisi membaik,pemakaian cukup dilakukan satu kali sehari.

Oleskan sedikit krim (kira-kira sebesar kacang) di sekeliling dubur dan pada liang dubur dengan jari dan gunakanlah ujung jari untuk mengatasi tahanan otot-otot dubur.Jika krim akan dioleskan ke dalam dubur,alat yang terdapat di dalam bungkusan harus disekrupkan pada tabung dan dimasukkan ke dalam dubur.Selanjutnya sejumlah kecil krim dapat dioleskan ke dalam rektum dengan cara menekan tabung secara perlahan.Meskipun demikian,untuk peradangan yang hebat dan karenanya sangat nyeri,dianjurkan untuk memasukkan krim dengan bantuan jari terlebih dahulu. Gumpalan wasiryang menonjol harus diolesi krim dengan tebal dan ditekan secara berhati-hati dengan jari.

Overdosis

Berdasarkan hasil studi toksisitas akut dengan zat aktif yang terkandung di dalam Ultraproct® N,diharapkan resiko intoksikasi akut tidak terjadi setelah pemakaian Ultraproct® N secara tunggal melalui rektal atau perianal walaupun pada kasus overdosis tanpa disengaja.Jika sediaan tanpa sengaja termakan (misalnya beberapa gram krim atau lebih dari satu supositoria tertelan),efek utama yang dapat terjadi adalah efek sistemik dari lidokain hidroklorida yang dapat terlihat berdasarkan dosis adalah efek kardiovaskuler (depresi hingga berhentinya fungsi jantung) dan gejala-gejala dari sistem saraf pusat (konvulsi,inhibisi hingga berhentinya pernafasan).

Efek samping:

Rasa seperti terbakar kadang-kadang terjadi di sekitar daerah dubur,reaksi alergi pada kulit dan iritasi kulit dapat terjadi setelah penggunaan krim.
Jika Ultraproct® N digunakan untukjangka lama (lebih dari 4 minggu),timbulnya gejala-gejala ikutan lokal seperti atropi kulit tidak dapat dihindari.

Kontraindikasi:

Proses-proses tuberkulosis atau sifilis di daerah yang akan diobati; penyakit-penyakit virus (misalnya vaksinia, cacar air).

Peringatan dan perhatian

  1. Pada infeksi jamur,terapi anti mikotik dibutuhkan sebagai tambahan pada pemakaian Ultraproct® N.
  2. Pencegahan harus dilakukan agar Ultraproct8 N tidak mengenai mata. Setelah pemakaian,sebaiknya mencuci tangan.
  3. Kehamilan dan Menyusui Sebagai aturan umum,preparat-preparat topikal yang mengandung kortikoid tidak boleh digunakan pada trimester pertama kehamilan.

Kemasan:

Tube 10 g No. Reg.: DKI0771600929A1
Simpanlah di bawah 30°C
Simpanlah semua obat dengan baik dan jauhkan dari jangkauan anak-anak
Harus dengan resep dokter

Diproduksi oleh:

Intendis Manufacturing SpA,
Milan – Italia

Diimpor oleh:
PT. Transfarma Medica Indah
Jakarta – Indonesia
Indonesia 2526630

Dengan ini selesailah sudah pembahasan kali ini mengenai 7 nama obat ambeien stadium 3. Semoga bermanfaat untuk anda.

Tentang Obat Ambeien

AmbeienObat.com adalah situs informasi tentang Penyakit Ambeien dan menjual Obat Ambeien Yang Tepat untuk pengobatan Tanpa Operasi, Serta Aman dan Tanpa Efek Samping.

Tulisan ini dipublikasikan di Cara Mengobati Ambeien dan tag . Tandai permalink.