Obat Herbal Sembelit Terbaik

Apa Sih Nama Obat Herbal Sembelit Terbaik

Tepat sekali anda mengunjungi situs ini. disini kami tunjukan Obat Herbal Ambejoss sebagai solusi masalah sembelit yang anda Alami. obat ini juga aman di konsumsi oleh anak-anak , ibu hamil dan ibu menyusui.

Sembelit secara umum di sebabkan karena adanya benjolan ambeien di dalam anus sehingga mengakibatkan feses lebih susah untuk di keluarkan. oleh karenanya pengobatan sembelit tidak jauh berbeda dengan obat ambeien.

Dalam dunia pengobatan sembelit, yang paling utama yaitu dengan menjaga pola makan yang baik serta menghindari jenis makanan yang dapat menjadikan perut mules seperti cabai. hal ini cukup berpengaruh terhadap proses pengobatan dann pencegahannya.

Obat Sembelit

Obat Herbal Sembelit Ambejoss di buat dari tiga Jenis bahan utama yaitu Buah mahkota dewa, kunyit putih dan daun ungu. mereka di ramu dengan perbandingan tertentu sehingga mengahasilkan sebuah kapsul yang sudah cukup terkenal di internet. Selain ambejoss ada 2 obat sembelit yang umum di jual di apotik yaitu Microlax dan Dulcolax. kedua obat ini biasanya sudah tersedia di apotik terdekat.

Obat Sembelit secara umum di bagi menjadi tiga yaitu obat herbal, generik dan Alami. setiap dari ketiganya memiliki keunggulan masing-masing.

Obat Herbal Sembelit

Obat herbal sembelit Ambejoss yang terbuat dari bahan alami seperti daun ungu, mahkota dewa dan kunyit puti yang berkhasiat untuk mengatasi wasir. sedangkan salep salwa (salep wasir). terbuat dari daun binahong, minyak zaitun, serta propolis.

kandungan dari Ambejoss sebagai berikut:

Daun Ungu berfungsi untuk mengatasi wasir dan sembelit. kandungan daun ungu antara lain Alkaloid non toksit, flavonoid, glokosid, steroid, saponin, tanin, calsium oksalat, asam format, dan lemak dengan berbagai kandungan kimiawinya, daun ungu mempunyai sifat sebagai anti inflamasi, anti plak gigi, dan mencegah sakit keptika manopouse, peluruh kencing, mempercepat pemasakan bisul, pencahar ringan(laksatif), dan pelembut kulit(emoliens).

Daun tumbuahan ini mengandung alkaloid yang tidak beracun, glikosida, steroid, saponin, tanin, klorofil, dan lendir. Batang daun wungu mengandung kalsium oksalat, asam formik dan lemak. Bagian yang digunakan antara lain daun, kulit batang dan bunganya. Daun ungu adalah tumbuhan perdu yang tegak. Tingginya adalah 1,5-8 m. Batangnya termasuk batang berkayu, beruas, permukaannya licin dengan warna ungu kehijauan. Daunnya tunggal, bertangkai pendek, bentuknya bulat, pertulangannya menyirip, permukaan atasnya mengkilap, dan tepinya rata. Bunganya majemuk, keluar di ujung batang, dengan rangkaian tandan yang berwaran keunguan dengan panjang 3-12 cm. Buahnya berbentuk kotak yang lonjong, berwarna ungu kecoklatan. Bijinya bulat dan putih dan berkulit tebal. Akarnya berjenis tunggal dan berwarna coklat muda. Baca juga tips mengatasi ambeien saat hamil.

Mahkota Dewa Sudah dikenal sebagai salah satu tanaman obat di Indonesia.Tanaman ini Asalnya dari Papua/Irian Jaya. dari Buah mahkota dewa tersebut mengandung beberapa zat aktif Di antaranya:

  • Zat Alkaloid, bersifat Sebagai detoksifikasi yang dapat menetralisir racun di dalam tubuh
  • Zat Saponin, yang bermanfaat sebagai:
    – meningkatkan vitalitas
    – mengurangi kadar gula dalam darah
    – mengurangi penggumpalan darah
    – sumber anti bakteri dan anti virus
    – meningkatkan sistem kekebalan tubuh
  • Zat Flavonoid
    – mengurangi kadar risiko penyakit jantung koroner
    – mengandung antiinflamasi (antiradang)
    – berfungsi sebagai anti-oksidan
    – membantu mengurangi rasa sakit jika terjadi pendarahan atau pembengkakan
    – melancarkan peredaran darah ke seluruh tubuh dan mencegah terjadinya penyumbatan pada pembuluh darah
    – mengurangi kandungan kolesterol serta mengurangi penumbunan lemak pada dinding pembuluh darah
  • Zat Polifenol
    – berfungsi sebagai anti histamin (antialergi)

Tanaman atau pohon mahkota dewa Pada umumnya ditanam sebagai tanaman peneduh. Ukurannya tidak terlalu besar dengan tinggi mencapai 3 meter, mempunyai buah yang berwarna merah menyala yang tumbuh dari batang utama hingga ke ranting.

Kunyit Putih atau di sebut juga Curcuma zedoaria di kenal sebagai salah satu tanaman obat yang cukup berkhasiat. Kunyit putih banyak digunakan sebagai ramuan obat untuk mengatasi sejumlah penyakit yang menyerang tubuh. Penggunaannya bisa sebagai obat dalam ataupun luar. Salah satu khasiat dari kunyit putih yaitu dapat digunakan sebagai obat anti kanker dan tumor. Berdasarkan hasil dari salah satu penelitian yang dilakukan oleh Chan minyi bersama rekan-rekannya (hasil penelitian dimuat dalam buku berjudul ” Anti Cancer Medical Herbs “) menyebutkan bahwa unsur kimia dalam kunyit putih memiliki kemampuan mengatasi penyebaran sel kanker dan tumor dalam tubuh secara efektif. dan masih banyak lagi manfaat dari Kunyit putih ini.

Obat Sembelit Generik

Obat Sembelit Generik yang sudah umum di jual di apotik yaitu:

Dulcolax

Dulcolax merupakan suatu obat yang banyak digunakan sebagai obat pencahar atau pelancar buang air besar. Obat Dulcolax telah diproduksi lebih dari 60 tahun oleh perusahaan farmasi Boehringer Ingelheim. Hingga saat ini, ducolax memiliki beberapa jenis yang berbeda dan ditujukan untuk kondisi yang berbeda pula. Namun tidak semua jenis obat dulcolax masuk ke pasaran Indonesia.

Obat dulcolax digunakan untuk memperlancar buang air besar. Dulcolax digunakan pada kasus konstipasi atau sembelit dan sebagai salah satu persiapan tindakan operasi atau tindakan lainnya. Konstipasi Dulcolax mengandung zat bisacodyl. Zat ini berfungsi untuk meningkatkan motilitas (gerakan) dinding usus besar serta memiliki efek meningkatkan kadar air dalam feses (membuat feses menjadi lebih lunak). Dengan cara kerja ini, dulcolax membantu proses buang air besar.

Kontraindiaksi penggunaan dulcolax yaitu riwayat alergi pada bisacodyl, dehidrasi berat, intoleransi laktosa atau sukrosa, gangguan gerakan usus (ileus), sumbatan pada usus, pasien yang baru menjalani operasi pada bagian perut, usus buntu, peradangan usus, dan nyeri perut hebat disertai muntah.

Dulcolax, dan obat pencahar lainnya, tidak boleh digunakan pada wanita hamil (terutama saat trimester pertama) dan menyusui. Penggunaan dulcolax pada anak-anak harus diperhatikan. Penggunaan dulcolax harus dipertimbangkan manfaat dan risikonya. Hanya dokter yang boleh menginstruksikan penggunaan dulcolax pada pasien khusus tersebut. Pemakaian sendiri dan sembarangan dapat menimbulkan komplikasi.

EFEK SAMPING

Semua obat pencahar termasuk dulcolax tidak dianjurkan digunakan setiap hari atau dalam jangka waktu panjang. Akan lebih baik berkonsultasi dengan dokter, menemukan penyebab konstipasi, dan menyembuhkannya.

Penggunaan berlebihan dapat menyebabkan ketidakseimbangan cairan dan elektrolit. Timbul dehidrasi dengan gejala sering haus dan air urin yang sedikit. Efek samping lain berupa BAB darah, pusing, pingsan, serta iritasi pada anus (untuk dulcolax rektal).

DOSIS

Dulcolax tersedia dalam bentuk tablet dan juga supositoria (rektal atau dimasukan ke anus). Dosis dulcolax ditentukanm oleh dokter dan tergantung pada keadaan pasien, sehingga penggunaan pada setiap orang akan berbeda.

Dosis yang dianjurkan yaitu 1-2 tablet sehari untuk dewasa dan anak diatas 10 tahun. Untuk anak usia 6-10 tahun disarankan 1 tablet sehari. Tablet diminum pada malam sebelum tidur, disertai air putih yang banyak, dan tidak dibarengi dengan susu atau obat-obat maag.

Untuk dulcolax supositoria (berbentuk seperti peluru), dewasa dan anak diatas 10 tahun dosis 1 supositoria (10 mg). sementara anak usia 6-10 tahun menggunakan 1 supositoria (5 mg). Obat harus dimasukan seluruhnya ke dalam anus.

Microlax

Microlax obat pencahar untuk mengatasi sembelit, khususnya diberikan pada penderita yang harus tinggal ditempat tidur, orang dewasa, orang tua, anak-anak dan wanita hamil.

KOMPOSISI:

Setiap tube Microlax (5 ml) mengandung:

– Natrium Lauril Sulfoasetat 0,045 g
– PEG 400 0,625 g
– Sorbitol 4,465 g
– Natrium Sitrat 0,450 g
– Asam Sorbat 0,005 g
– Air murni sampai dengan 6,250 g

CARA KERJA:

Microlax memiliki 3 cara kerja sekaligus yaitu:

  • Na lauril sulfoasetat à menurunkan tegangan permukaan feses sehingga feses mudah terbasahi.
  • Sorbitol, Na Sitrat à menyerap air ke dalam usus besar / rektum untuk melunakkan feses yang keras.
  • PEG 400 à melumasi rektum sehingga feses mudah dikeluarkan.
  • Dari 3 mekanisme kerja tersebut Microlax akan mempermudah buang air besar.

ATURAN PAKAI:

Untuk anak usia diatas 3 tahun dan dewasa diberikan 1 tube. Untuk anak usia 1-3 tahun cukup diberikan ½ tube.

PERINGATAN & PERHATIAN:

  • Pencahar hanya digunakan bila benar-benar diperlukan, hanya untuk penggunaan jangka pendek.
  • Jangan digunakan pada penderita wasir akut & orang yang mengalami peradangan pada usus besar.

EFEK SAMPING:

Microlax aman untuk digunakan, belum pernah ada laporan adanya efek samping. Penggunaan berlebihan dapat menyebabkan diare dan kekurangan cairan.

KEUNGGULAN MICROLAX:

  1. Microlax® bekerja CEPAT mengatasi sembelit (kurang dari 15 menit masalah Buang Air Besar dapat teratasi)
  2. Microlax® AMAN karena bekerja lokal & tidak diserap oleh tubuh sehingga dapat digunakan oleh anak-anak, dewasa, ibu hamil & orang lanjut usia.
  3. Microlax® TIDAK MENYEBABKAN PERUT MELILIT, karena Microlax® bekerja pada feses dan bukan pada usus besar.
  4. Microlax® NYAMAN & MUDAH digunakan, karena aplikatornya elastis dan lembut.
  5. Microlax® tidak menyebabkan GANGGUAN PENYERAPAN NUTRISI.
  6. Microlax® TIDAK MENYEBABKAN KETERGANTUNGAN

Obat Alami Sembelit

SEJAK zaman kuno, manusia telah menggunakan tanaman untuk menyembuhkan diri sendiri. Hari ini, penggunaan tanaman untuk mengobati berbagai penyakit telah tersebar luas di sebagian besar budaya, dan bisa jadi mereka ada di kebun pribadi atau dekat tempat tinggal Anda. Lidah buaya, contohnya, bisa Anda konsumsi saat Anda sembelit. Selain itu, baca informasi berikut tentang khasiat tanaman yang mungkin Anda anggap rumput liar sebelumnya, seperti dikutip dari laman MNN, Selasa (4/8/2015). Berikut ini beberapa tanaman yang sering di gunakan untuk mengatasi sembelit :

  1. Dandelion : Gulma yang dibenci ini bersifat diuretik atau menstimulasi pengeluaran urin. Beberapa orang menggunakannya untuk mengobati eksim, sementara yang lain mengonsumsinya untuk meringankan arthritis hingga gangguan usus. Daunnya juga diduga dapat menjaga kadar gula darah.
  2. Rosemary : Tanaman asli wilayah Mediterania ini, merupakan bagian dari keluarga mint Lamiaceae. Sebuah penelitian baru menemukan bahwa, asam carnosic di rosemary dapat mengurangi risiko penyakit Alzheimer. Minyak di bunga ini juga bersifat antibakteri dan anti-jamur dan meningkatkan sirkulasi darah ke otak yang baik untuk kemampuan mengingat.
  3. Lavender : Sementara lavender dikenal karena aromanya, tanaman ini juga memiliki sifat antiinflamasi dan antiseptik. Di Yunani kuno, Roma, dan Timur Tengah, lavender digunakan sebagai antiseptik. Selama bertahun-tahun, ini digunakan untuk mengobati kecemasan, migrain, insomnia, dan depresi.
  4. Lidah buaya : Jel bening dari tanaman lidah buaya digunakan selama berabad-abad untuk mengobati luka bakar, luka terpotong, dan infeksi kulit. Para ahli mencatat bahwa hal lidah buaya memiliki sifat untuk mengurangi peradangan kulit.
  5. Lidah buaya juga dapat membantu meringankan sembelit. Seperti yang ditunjukkan Mayo Clinic bahwa daun tanaman ini secara tradisional telah digunakan sebagai obat pencahar. Beberapa juga menggunakannya untuk mengobati sakit maag dan sindrom iritasi usus besar.
  6. Lemon thyme : Daun ini telah digunakan sebagai bantuan pencernaan untuk anak-anak dengan masalah perut. Ia juga bekerja sebagai antibiotik dan telah digunakan selama berabad-abad untuk mengobati luka. Ini juga telah digunakan sebagai anti-jamur terhadap masalah kuku.
  7. Kejibeling (Strobilanthes crispus Bl) : Daun kejibeling mempunyai efek pencahar dan diuretik, sehingga baik untuk penderita sembelit.
  8. Ramuan obat sembelit: Cuci hingga bersih setengah genggam daun keji beling segar. Rebus dengan dua gelas air sampai tersisa satu gelas. Selanjutnya saring dan minum.
  9. Daun wungu (Graptophyllum pictum (L). Griff) : Daun wungu (ada juga yang menyebutnya daun ungu) mengandung alkaloid non toksik, glikosod, steroid, saponin, tanin dan lendir. Saponin inilah yang mempunyai efek sebagai obat pencahar ringan (mild laxative).
  10. Cara membuat obat sembelit: Rebus 7 lembar daun wungu segar dengan 2 gelas air hingga tinggal satu gelas. Selanjutnya saring dan diminum.
  11. Ketepeng Cina (Cassia alata L.) : Daun ketepeng cina mengandung zat samak serta bersifat sebagai laksatif. Selain itu, tanaman ini juga memiliki rasa pedas, hangat, insektisidal, obat cacing, obat kelainan kulit yang disebabkan oleh parasit kulit. Efek farmakologi terutama didapat dari daunnya.
  12. Untuk cara membuat ramuan obat sembelit: Rebus tujuh lembar daun ketepeng cina yang masih muda dan segar dengan dua gelas air hingga tersisa satu gelas. Selanjutnya saring, dan minum.
  13. Mengkudu (Morinda citrifolia L.) :Buah mengkudu atau pace mengandung alkaloid triterpenoid. Selain itu. mengkudu juga mengandung morindon yang merupakan zat warna merah dan berkhasiat sebagai obat pencahar.
  14. Ramuan: Cuci dan parut dua buah mengkudu. Tambahkan sedikit garam dan aduk hingga rata. Lalu peras dengan kain. Minum dua kali sehari.
  15. Temulawak (Curcuma xanthorriza) : Temulawak mempunyai sifat agak pahit, antisembelit, antiradang, tonikum, diuretik, dan bakteriostatik. Efek tersebut didapat dari penggunaan rimpang, baik segar maupun dikeringkan.
  16. Ramuan: Giling hingga halus rimpang temulawak bersama biji sesawi. Kemudian beri sedikit air. Peras, kemudian diminum airnya. atau Iris rimpang temulawa, tambahkan dengan asam jawa dan gula jawa. Setelah itu tuangkan air mendidih, lalu disaring. Airnya kemudian diminum.

Demikianlah ulasan kita kali ini mengenai obat sembelit yang dapat kami sampaikan kepada anda. semoga informasi ini dapat membantu anda mengatasi masalah sembelit yang di derita dalam menemukan obat yang tepat.